Cara Mendapatkan Surat Rekomendasi PPNI untuk Perpanjangan STR - HealthDaily.ID

Cara Mendapatkan Surat Rekomendasi PPNI untuk Perpanjangan STR

Lambang PPNI

Surat Tanda Registerasi (STR) saat ini merupakan lembaran yang sangat penting bagi perawat selain ijasah dan transkrip nilai. STR didapatkan dengan mengikuti ujian kompetensi (UKOM) dan berlaku selama 5 tahun. Bagi teman-teman yang sudah memiliki STR, tetapi hampir habis masa berlakunya, dan ingin memperpanjang STR, teman-teman harus mendapatkan surat rekomendasi terlebih dahulu dari PPNI. Berikut adalah Cara Mendapatkan Surat Rekomendasi PPNI Untuk Perpanjangan STR:


1. Menjadi anggota aktif Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)
Rekomendasi dari PPNI guna perpanjangan STR akan diberikan apabila teman-teman telah memiliki Nomor Induk Registrasi Anggota (NIRA) PPNI yang dikeluarkan oleh PPNI Pusat dan terdaftar sejak tahun 2012. Sedangkan bagi teman-teman yang lulus setelah tahun 2012, keanggotaan dihitung sejak tahun kelulusan. Jadi kalau ada dari teman-teman yang belum terdaftar sebagai anggota PPNI, segera mendaftar agar dapat mengurus perpanjangan STR.

2. Memenuhi 25 SKP dalam 5 tahun.
Surat rekomendasi akan diberikan oleh PPNI Provinsi, berdasarkan pendelegasian dari DPP PPNI kepada teman-teman yang sudah memenuhi 25 SKP dalam 5 tahun.

"Waduh, jumlah seminar yang saya ikuti belum sampai 25 SKP, jadi bisa tidak mengajukan permohonan SKP?". Ini adalah pemikiran yang kurang tepat, karena ke-25 SKP tersebut tidak hanya bisa didapatkan dari kegiatan ilmiah seperti seminar atau workshop saja, tetapi juga dari kegiatan praktik profesional, pengembangan keilmuan dan pengabdian kepada masyarakat. Keempat kegiatan tersebut dikenal dengan PKB atau Pendidikan Keperawatan Berkelanjutan.

Jika teman-teman ingin tahu lebih dalam tentang pemenuhan 25 SKP dalam 5 Tahun diluar Seminar, baca postingan saya tentang hal tersebut disini.

3. Mengisi Formulir Laporan Evaluasi Diri
Formulir ini berisi data diri, serta data-data kegiatan PKB yang telah teman-teman laksanakan dalam kurun waktu 5 tahun. Formulir ini bersifat self-report atau pelaporan mandiri, tetapi teman-teman harus menyertakan juga bukti-bukti yang diperlukan untuk diverifikasi oleh verifikator di DPD PPNI.

Download Formulir Laporan Evaluasi Diri

4. Mengisi Formulir Permohonan Verifikasi
Selain formulir evaluasi diri, teman-teman juga wajib mengisi formulir permohona verifikasi. Formulir ini adalah surat permohonan untuk verifikasi laporan evaluasi diri yang telah teman-teman isi sebelumnya. Selain itu, formulir ini juga dapat digunakan sebagai formulir permohonan untuk membuat SIPP.

Download Formulir Verifikasi ke DPD PPNI Kabupaten/Kota

5. Kirimkan Kedua Formulir Tersebut ke PPNI
Kedua formulir yang sudah teman-teman isi sebelumnya, dikirimkan ke sekretariat PPNI DPD PPNI Kabupaten/Kota untuk di verifikasi. Jangan lupa bawa juga bukti-bukti pendukung yang dibutuhkan.

6. Tunggu Kabar Selanjutnya

Setelah formulir dan berkas dikirim ke sekretariat PPNI, teman-teman tinggal menunggu kabar selanjutnya. Ada dua kemungkinan yang akan terjadi, (1) SKP kurang (karena mungkin ada SKP yang tidak memenuhi syarat), maka DPD PPNI akan memberikan umpan balik kepada teman-teman secara langsung atau melalui DPK PPNI untuk mendapatkan pengarahan. (2) Ke-25 SKP terpenuhi, maka DPD PPNI akan melakukan verifikasi data dan menyerahkan hasil verifikasi ke DPW PPNI Provinsi. DPW PPNI berdasarkan pendelegasian dari DPP PPNI akan mengeluarkan surat rekomendasi untuk perpanjangan STR teman-teman.

Baca juga postingan saya mengenai 11 Langkah Memperpanjang STR Perawat di MTKI Online

Sumber:
DPP PPNI (2016). Pedoman Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Perawat Indonesia (Edisi II). Jakarta: DPP PPNI.

1 comment: